![]() |
| Sumber: google.com |
Realme
tengah berencana menampilkan iklan dalam ponselnya. Hal tersebut dikhawatirkan
akan menggangu pengguna ketika beraktivitas di perangkat.
Menanggapi
hal itu, Marketing Director Realme Indonesia Palson Yi, mengungkapkan tampilan
iklan pada ponsel menjadi salah satu model bisnisnya.
Namun, dia
mengklaim hal tersebut tidak akan menggangu pengguna, karena iklan yang
ditampilkan berbentuk rekomendasi konten. Pengguna hanya akan menemukannya
Iklan dalam menu pengaturan dan aplikasi Phone Manager.
"Yang
paling penting adalah bagaimana Rekomendasi yang diberikan masih berhubungan
dengan pengguna dan bermanfaat," ujarnya usai konferensi pers pengenalan
Realme Buds Air, Senin (6/1), di Jakarta.
Menurutnya
ada dua poin penting yang diperhitungkan Realme dalam model bisnis ini. Pertama
rekomendasi konten berdasarkan ide, seperti aplikasi mungkin pengguna tertarik
untuk menginstalnya.
Kedua, para
pengguna juga memiliki kuasa untuk menonaktifkan rekomendasi konten tersebut
dari perangkatnya.
"Kami
mengerti pengguna yang merasa terganggu, mereka dapat menontaktifkan fitur
konten rekomendasi tersebut," ungkapnya.
Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar