| Sumber: google.com |
Meski tidak ada dari keduanya mengalami gejala, tetapi Uberakan terus memantau. Penumpang yang terkena pemblokiran tidak akan dapat
menggunakan Uber selama dua minggu.
Kementerian Kesehatan Meksiko mengatakan, seorang penumpang
yang berasal dari Tiongkok telah mengambil penerbangan dari Los Angeles ke
Mexico City pada 20 Januari. Pria itu kemudian mengunjungi tempat-tempat
wisata, museum, dan toko-toko di Mexico City selama dua hari.
Dia mulai merasa sakit pada malam 21 Januari, dan hari
berikutnya memesan Uber kembali ke bandara. Ketika dia tiba kembali di Amerika
Serikat, dia dinyatakan positif mengidap Virus Corona.
Saat ini, belum ada infeksi Virus Corona yang dikonfirmasi di
Meksiko. Perlu waktu sekitar dua minggu untuk gejala berkembang.
Pengemudi dan 240 penumpang tersebut berada di kendaraan yang
telah mengantar penumpang terinfeksi corona. Pemblokiran lantas dilakukan
sebagai tindakan pencegahan.
Petugas Kementerian Kesehatan Meksiko juga telah mengunjungi
hotel Hilton Mexico City Reforma, tempat orang yang terinfeksi tinggal untuk
memeriksa staf. Dilaporkan belum ada staf hotel yang mengalami gejala.
Sumber: akurat.co
Tidak ada komentar:
Posting Komentar