Kamis, 06 Februari 2020

Super Tipis, Peneliti Kembangkan Sensor Pembaca Denyut Nadi dan Memindai Sidik Jari

Sumber: google.com

Para peneliti dari University of Tokyo dan Japan Display Inc tengah mengembangkan sebuah Sensor yang sangat tipis untuk mengukur Denyut Nadi dan memindai sidik jari serta pola vena. Sensor ini nantinya akan dipasang di sekitar jari atau lengan.

Teknologi ini diharapkan mampu mencegah identifikasi campuran antara pasien medis dan penghuni perawatan. Para peneliti menyatakan pada 21 Januari, peralatan Sensor akan berfungsi seperti kamera.

Alat ini terdiri dari transistor film tipis dan Sensor optik yang diletakkan di atas selembar kertas. Pengembangan Sensor didasarkan pada teknologi electroluminescence organik.

"Baik pencitraan resolusi tinggi dan pembacaan data berkecepatan tinggi diwujudkan pada saat yang sama," ujar Takao Someya, salah seorang profesor teknik listrik di universitas.

Menurutnya, sulit untuk menempatkan bagian-bagian kecil pada lembaran tipis. Perangkat ini tebalnya sekitar 0,015 milimeter, dan dapat ditekuk atau ditempelkan pada lengan.

"Kami akan meluncurkan Sensor ke pasar dalam waktu tiga tahun atau lebih," kata Akio Takimoto, seorang senior di Divisi R&D Jepang Display.

Berdasarkan rencana tersebut, Sensor akan disempurnakan lebih lanjut untuk mengukur tidak hanya Denyut Nadi tetapi juga kadar gula darah dan kadar oksigen darah. Tim sedang mempertimbangkan untuk menggunakan baterai, sehingga Sensor dapat digunakan sebagai alat perawatan kesehatan untuk waktu yang lama seperti jam tangan.




Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Akibat Covid-19, Kualitas Video Youtube Terpaksa Diturunkan

Sumber: google.com Baru-baru ini, Netflix mengumumkan bahwa di Eropa pihaknya akan mengurangi Kualitas Streaming-nya. Hal ini akibat w...