![]() |
| Sumber: google.com |
Vodafone yang merupakan operator seluler terbesar kedua di
dunia akan menghapus suplai perangkat buatan Huawei dari kebutuhan inti
Jaringan selulernya di Eropa.
Hal tersebut dilakukan Vodafone setelah Inggris memutuskan
untuk membatasi peran perusahaan Tiongkok tersebut dalam penyediaan Jaringan 5G di negaranya.
"Kami sekarang telah memutuskan sebagai hasil dari
keputusan pemerintah Inggris untuk mengeluarkan Huawei dari inti," kata
Chief Executive Vodafone, Nick Read.
Sebelumnya, Vodafone telah mengungkapkan akan mulai
mengaktifkan situs 5G pertamanya di sekitar kota Parramatta di Australia pada
beberapa bulan mendatang. Sebelumnya telah diuji coba sejak 2016.
Tidak hanya di Inggris, Vodafone Australia juga menyatakan
tidak lagi menggunakan perangkat Huawei untuk kebutuhan 5G-nya. Hal ini
didasari dengan adanya larangan yang diterapkan oleh pemerintah Australia
terhadap pabrikan peralatan Tiongkok tersebut.
Hal tersebut membuat perusahaan perlu mencari pasokan dari
perusahaan lain untuk peningkatan Jaringan generasi selanjutnya.
"Ini akan memakan waktu sekitar lima tahun untuk
diterapkan dengan biaya sekitar 200 juta euro," pungkas Nick Read.
Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar