Senin, 09 Maret 2020

Atas Tuduhan Pelanggaran Penyebaran Data Pengguna, Australia Gugat Facebook

Sumber: google.com


Regulator Privasi Australia mengajukan gugatan terhadap Facebook Inc, atas tuduhan penyebaran data pribadi terhadap lebih dari 300 ribu orang dengan konsultan politik Cambridge Analytica tanpa sepengetahuan mereka.

Dalam gugatan yang diserahkan ke Pengadilan Federal, Komisaris Informasi Australia menuduh Facebook melanggar undang-undang Privasi dengan mengungkapkan 311.127 informasi pengguna disebar untuk profil politik melalui produk survei, 'This Is Your Digital Life', di situs webnya.

"Desain platform Facebook berarti bahwa pengguna tidak dapat melakukan pilihan dan kontrol yang masuk akal tentang bagaimana informasi pribadi mereka diungkapkan," kata Komisaris Informasi Angelene Falk dalam sebuah pernyataan.

Falk menambahkan bahwa setiap pelanggaran hukum Privasi dapat dikenakan denda hukuman maksimal 1,7 juta dolar Australia atau setara 1,1 juta Amerika Serikat dan akan bertambah hingga $ 529 miliar dolar Australia jika pengadilan memberikan hukuman maksimum untuk 311.127 kasus.

Seorang juru bicara Facebook mengatakan, perusahaan telah terlibat aktif dengan Kantor Komisaris Informasi selama dua tahun terakhir sebagai bagian dari penyelidikan.

"Kami telah membuat perubahan besar pada platform kami, dengan berkonsultasi dengan regulator internasional, untuk membatasi informasi yang tersedia bagi pengembang aplikasi, menerapkan protokol tata kelola baru dan membangun kontrol industri terkemuka untuk membantu orang melindungi dan mengelola data mereka," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Kami tidak dapat berkomentar lebih lanjut karena ini sekarang di hadapan Pengadilan Federal," tambahnya

Dalam gugatan ini, Komisaris Informasi Australia mengatakan Facebook tidak mengetahui sifat pasti dari data yang dibagikannya dengan program 'This Is Your Digital Life' dari Cambridge Analytica, dan telah gagal mengambil langkah-langkah yang wajar untuk melindungi informasi pribadi penggunanya.




Sumber: Akurat.co

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Akibat Covid-19, Kualitas Video Youtube Terpaksa Diturunkan

Sumber: google.com Baru-baru ini, Netflix mengumumkan bahwa di Eropa pihaknya akan mengurangi Kualitas Streaming-nya. Hal ini akibat w...