![]() |
| Sumber: google.com |
Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak wabah
virus Corona (Covid-19). Timbul kekhawatiran di masyarakat akan penularan virus
jika berinteraksi secara langsung.
Hal ini menimbulkan dampak terhadap berbagai sektor, utamanya
perekonomian yang terus tertekan. Namun, penyedia layanan Dompet Digital Dana justru yakin wabah virus Corona akan meningkatkan transaksi pada platform.
"Dengan adanya Wabah Corona ini kemungkinan besar
transaksi akan meningkat, karena orang mungkin akan lebih mengurangi tatap
muka," ujar Chief Legal and Compliance Officer Dana, Dina Artarini dalam
bincang media di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa
(10/3/2020).
Ia menuturkan, Wabah Corona akan membuat masyarakat lebih
banyak melakukan transaksi secara online, salah satunya memanfaatkan Dompet Digital. Di sisi lain, Dana menjadi salah satu Penyelenggara Jasa Sistem
Pembayaran (PJSP) pertama di Indonesia yang telah 100 persen menuntaskan
penerapan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).
Masyarakat kini dapat menggunakan Dompet Digital Dana untuk
melakukan transaksi di merchant-merchant yang menyediakan kode QR bertanda QRIS
dari PJSP manapun, serta aplikasi-aplikasi pembayaran digital yang juga sudah
mengimplementasikan QRIS.
Dina menegaskan, QRIS tidak menghambat jumlah unduhan
aplikasi Dana. Hal itu terkait pengguna yang tidak perlu mengunduh Dompet Digital lain jika sudah punya.
"Kita sih enggak takut ya ada penurunan jumlah unduhan,
karena pengguna aplikasi elektronik atau handphone itu sendiri kan di Indonesia
sangat besar ya, mungkin sekitar 70 juta. Nah saat ini yang menggunakan itu
baru 3 persen, jadi ladangnya sangat luas sekali," tandasnya.
Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar