Senin, 03 Februari 2020

Antar Pria Terjangkit Virus Corona, Driver Uber di Blokir

Sumber: google.com


Meski tidak ada dari keduanya mengalami gejala, tetapi Uberakan terus memantau. Penumpang yang terkena pemblokiran tidak akan dapat menggunakan Uber selama dua minggu.

Kementerian Kesehatan Meksiko mengatakan, seorang penumpang yang berasal dari Tiongkok telah mengambil penerbangan dari Los Angeles ke Mexico City pada 20 Januari. Pria itu kemudian mengunjungi tempat-tempat wisata, museum, dan toko-toko di Mexico City selama dua hari.

Dia mulai merasa sakit pada malam 21 Januari, dan hari berikutnya memesan Uber kembali ke bandara. Ketika dia tiba kembali di Amerika Serikat, dia dinyatakan positif mengidap Virus Corona.

Saat ini, belum ada infeksi Virus Corona yang dikonfirmasi di Meksiko. Perlu waktu sekitar dua minggu untuk gejala berkembang.

Pengemudi dan 240 penumpang tersebut berada di kendaraan yang telah mengantar penumpang terinfeksi corona. Pemblokiran lantas dilakukan sebagai tindakan pencegahan.

Petugas Kementerian Kesehatan Meksiko juga telah mengunjungi hotel Hilton Mexico City Reforma, tempat orang yang terinfeksi tinggal untuk memeriksa staf. Dilaporkan belum ada staf hotel yang mengalami gejala.




Sumber: akurat.co

Untuk Pengguna AS, Apple Tawarkan Perbaikan IPhone di Rumah

Sumber: google.com

Apple melakukan penawaran layanan Perbaikan IPhone kepada penggunanya di Amerika Serikat. Mereka akan mendatangi lokasi pengguna baik di rumah maupun di kantor.

Apple memberikan opsi kepada pengguna yang ingin melakukan Perbaikan IPhone, melalui Situs dukungan resmi dari Apple.

Situs dukungan yang dimaksud adalah Go Tech Services yang tercantum sebagai Penyedia Layanan Resmi Apple. Saat ini, Situs web perusahaan mengatakan layanan perbaikannya hanya dapat dilakukan melalui Situs dukungan tersebut.

Kendati demikian, Apple masih membatasi layanan tersebut. Saat ini, layanan tersebut baru tersedia untuk enam kota di Amerika Serikat yakni San Fransisco, Dallas, Los Angeles, New York, Chicago dan Houston.

Selain itu, Perbaikan yang ditawarkan juga hanya mencakup Perbaikan tertentu. Tidak tersedia untuk perangkat lain seperti iMacs, atau untuk jenis Perbaikan IPhone lainnya seperti penggantian baterai.




Sumber: akurat.co

Terkait Virus Corona, Huawei Tetap Lanjutkan Produksi

Sumber: google.com


Sejumlah Perusahaan teknologi Tiongkok, termasuk Huawei tetap melanjutkan Produksi perangkatnya meski wabah Virus Corona masih menyebar di negaranya.

Padahal, pemerintah Tiongkok meminta semua manufaktur di sejumlah kota dan provinsi untuk berhenti beroperasi, kecuali beberapa industri tertentu.

Raksasa tersebut menyatakan perusahaanya tetap beroperasi seperti biasa dan memproduksi perangkat untuk konsumennya. Lokasi Produksi Huawei terletak di Dongguan, bagian selatan provinsi Guangdong.

Selain Huawei, perusahaan lain juga tetap beroperasi normal. Bahkan beberapa diantaranya tetap berjalan pada periode libur Tahun Baru Imlek.

Salah satunya, produsen chip memori Yangtze Memory Technologies yang tidak berhenti beroperasi meskipun mereka terletak di Wuhan.

"Saat ini, Produksi dan operasi di YMTC berjalan normal dan teratur," kata juru bicara perusahaan dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) juga tetap menjalankan Produksi selama liburan.




Sumber: akurat.co

Minggu, 02 Februari 2020

Desain Smartphone Berbentuk Oval Kini Dipatenkan Oleh Samsung

Sumber: google.com


Samsung, salah satu produsen Smartphone asal Korea Selatan dikabarkan telah mematenkan desain Smartphone dengan Bezel atas dan bawah berbentuk setengah lingkaran yang memberikan kesan Smartphone berdesain Oval.

Kabar tersebut diketahui dari gambar paten yang di-publish Let's Go Digital, dimana paten tersebut kabarnya telah divalidasi Badan Manajemen Kekayaan Intelektual AS (USPTO) pada 23 Januari 2020 kemarin.

Samsung sendiri telah mengajukan paten Smartphone tersebut sejak akhir tahun 2019 lalu, dalam paten tersebut tergambar bahwa perangkat besutan Samsung itu akan terbagi atas tiga layar, dengan dilengkapi tombol virtual.
Sumber: google.com

Untuk merilis desain tersebut, Samsung menggunakan cara khusus, yakni dengan memotong Panel menjadi tiga bagian, dimana bagian tengah merupakan Panel persegi panjang, kemudian untuk Bezel atas dan bawah dibuat dengan Panel bulat.

Dalam penerapannya ketiga layar itu bisa bekerja bersama, namun bukan berarti memiliki fungsi yang sama.

Pasalnya, jika Panel utama menampilkan fungsionalitas pada umumnya, dua Panel lainnya akan menampilkan notifikasi, tombol virtual dan pintasan kontekstual sesuai dengan kebutuhan dan aplikasi yang ditampilkan.




Sumber: akurat.co

BMW Perpanjang Libur Karyawan Untuk Cegah Virus Corona

Sumber: google.com
BMW akan memperpanjang libur Tahun Baru Imlek untuk pabriknya di Shenyang, Cina selama satu pekan hingga 9 Februari. Hal itu sebagai bagian pemberlakuan pembatasan perjalanan bisnis menyusul penyebaran virus korona.

Juru bicara BMW mengatakan bahwa keputusan libur tersebut berlaku untuk pekerja pabrik. Sementara, pekerja kantor akan kembali bekerja pada 3 Februari, namun dari rumah.

Hal ini menunjukkan bahwa BMW Group mengambil langkah besar untuk mencegah Virus Corona mengingat satu pekan penghentian produksi dapat dikaitkan dengan biaya yang besar.

Selanjutnya, semua karyawan yang bekerja di kantor diharuskan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dari rumah. Hal ini tidak hanya mengurangi risiko terinfeksi virus di perusahaan, tetapi juga menghindari potensi penyebaran virus saat berada di angkutan umum.

Perpanjangan libur tersebut berdampak pada tiga pabrik BMW Group. BMW menyatakan liburan akan diperpanjang lebih lanjut, tergantung pada perkembangan selama beberapa hari ke depan.

Total sekitar 18.000 orang dipekerjakan di tiga pabrik produsen mobil mewah asal Jerman itu sekitar Shenyang, Cina.

Selain BMW, Volkswagen juga telah memutuskan untuk memperpanjang libur pabrik di China selama satu minggu.

Virus Corona menjadi faktor yang tidak hanya memengaruhi ekonomi China, tetapi seluruh dunia juga akan merasakan dampaknya ketika kegiatan produksi di pabrik tidak sesuai rencana.



Sumber: akurat.co

Aplikasi WhatsApp Tak Bisa Lagi Digunakan Pada Jutaan Smartphone, Kenapa?

Sumber: google.com


Aplikasi perpesanan WhatsApp tidak akan lagi bisa digunakan pada jutaan Smartphone mulai hari ini, Sabtu (1/2/2020).

Perangkat Android dan IPhone yang hanya mendukung sistem operasi yang sudah usang tidak akan lagi dapat menjalankan aplikasi yang dimiliki Facebook itu.

Smartphone yang menggunakan versi Android 2.3.7 (Gingerbread) dan lebih lama serta IPhone iOS 8 atau yang lebih tua tidak lagi bisa menggunakan WhatsApp. Perangkat tertent seperti IPhone 4, yang hanya mendukung iOS 7, tidak akan lagi kompatibel dengan aplikasi.

Sistem operasi yang tidak didukung WhatsApp adalah sistem operasi lawas, yang tidak lagi diperbarui atau diinstal pada perangkat baru. Sebagian besar pengguna harus memperbarui sistem operasi mereka untuk terus menggunakan layanan WhatsApp.

WhatsApp mengatakan langkah ini diperlukan untuk melindungi keamanan penggunanya.

"Ini adalah keputusan sulit bagi kami untuk membuat, tetapi yang tepat untuk memberi orang cara yang lebih baik untuk tetap berhubungan dengan teman, keluarga, dan orang-orang terkasih menggunakan WhatsApp," kata juru bicara perusahaan melansir BBC.

Analis CCS Insight, Ben Wood mengatakan kebijakan ini kemungkinan akan berdampak tidak proporsional pada penggunanya, terutama di pasar yang sedang tumbuh di mana terdapat proporsi tinggi perangkat yang lebih tua.

"WhatsApp jelas tidak punya pilihan selain memastikan layanannya tetap aman, namun ia menghadapi efek samping yang sulit bahwa aplikasi tersebut tidak lagi kompatibel dengan Smartphone yang lebih tua," ujarnya.

WhatsApp, yang merupakan aplikasi keempat yang paling banyak diunduh pada dekade ini, pertama kali memperingatkan penggunanya bahwa perubahan ini akan terjadi pada tahun 2017.

Keputusan Ini adalah yang terbaru dalam serangkaian langkah setelah WhatsApp menarik dukungan untuk banyak perangkat pada tahun 2016, dan kemudian dari semua ponsel Windows pada tanggal 31 Desember 2019.




Sumber: akurat.co

Sejumlah Platform Media Sosial Lawan Disinformasi Virus Corona

Sumber: google.com


Sejumlah Platform Media Sosial mulai mengambil tindakan untuk mengatasi penyebaran Disinformasi Virus Corona dalam layananya.

Hal tersebut karena banyaknya posting mengenai informasi terkait penyebaran dan penanganan Virus Corona yang tidak tepat.

Saat ini, jejaring sosial tengah menghadapi tekanan untuk memastikan Platform mereka tidak memicu kepanikan atau menyebabkan permasalahan lain, seperti dilansir dari BBC, Sabtu (1/2/2020).

Facebook, Twitter, hingga TikTok pun memastikan bahwa pihaknya akan berupaya mencegah penyebaran Disinformasi dan menyajikan tautan Informasi yang benar mengenai Virus Corona.

Raksasa jejaring sosial Facebook mengatakan akan membatasi penyebaran informasi palsu tentang Virus Corona dengan menghapus klaim palsu atau teori konspirasi.

Dalam sebuah posting blog, pihaknya mengaku akan menggunakan pemeriksa fakta yang ada untuk meninjau dan menunjukkan informasi yang salah.

Sementara Twitter meluncurkan sebuah utasan dengan judul besar Know Your Fact ketika pengguna mencari Coronavirus dalam layananya.

Pihaknya berupaya mengarah pengguna ke saluran resmi untuk mendapatkan informasi Virus Corona. Hingga saat ini, ada lebih dari 15 juta tweet tentang coronavirus dalam empat minggu terakhir.

Meski begitu, Twitter mengklaim belum menemukan aktivitas terkoordinasi untuk menyebarkan informasi palsu dan akan tetap waspada.

Selain Facebook dan Twitter, Platform berbagi video singkat TikTok juga berupaya memberikan informasi yang akurat soal Virus Corona.

TikTok telah menambahkan tautan ke situs web WHO dan mengingatkan pengguna untuk melaporkan informasi yang mereka pikir mungkin berbahaya.

Pengguna juga bisa melihat informasi tambahan dengan memanfaatkan tagar #Coronavirus dalam pencarian.

Sementara YouTube, menampilkan pratinjau artikel berita resmi mengenai ketika pengguna mencari Coronavirus. Mereka juga memberikan peringatan bahwa cerita yang berkembang dapat berubah dengan cepat.




Sumber: akurat.co

Akibat Covid-19, Kualitas Video Youtube Terpaksa Diturunkan

Sumber: google.com Baru-baru ini, Netflix mengumumkan bahwa di Eropa pihaknya akan mengurangi Kualitas Streaming-nya. Hal ini akibat w...